Pengganti kamu dan aku
Menciptakan ruang untuk diri sendiri Bukan berarti kamu bebas membunuh ruang yang perlu pengganti Sudah lama aku tidak sekeras ini. Berjanji pada diri sesuai pilihan hati. Memohon segera dipertemukan dengan cara apapun. Tersenyum kala setiap pagi mendapatkan pesan manis ucapan selamat pagi, atau pesan singkat yang menanyakan “apa kegiatan hari ini?” Sudah lama aku merindukan getaran ini. Getaran berbeda setelah bersama dia yang lalu. Sekarang, getaran itu ada bersamamu. Kita hanya menghabiskan jam malam hanya untuk bercerita tentang isi novel dari Boy Chandra dan Fiersa Besari atau aku yang heboh bercerita tentang tokoh ‘Beno’ di novel Twivortiare karya Ika Natassa. Kemudian, Hilang, Tidak pernah aku inginkan hal ini terjadi lagi. Aku cukup merasakan perih hati. Kamu rapuh. Aku pun pernah merasakannya. Bedanya aku disini mampu berbesar hati menerima orang yang mengetuk pintu hati. Sedangkan kamu? Malah tetap mengunci rapat hati. Bukalah, lihat dunia luar bersa...