Wanita pasrah(?)

Aku bukan wanita pasrah.
Yang akan diam saja ketika kamu lelah dan perlu bahu untukmu bersandar atau sekadar menceritakan keluh kesah.

Aku memang terlahir dari keluarga yang bisa memenuhi keinginanku. Tapi bukan berarti aku juga selalu menuntutmu memberikan apapun yang ku mau.

Berhentilah memandangku seperti perempuan dari masalalumu. Karna mau kau bawa kemanapun dan dalam keadaan apapun aku akan berada disampingmu begitu juga sebaliknya. Aku perlu bahumu, dan kamu perlu genggamanku. Kita jalani bersama.

Jika kau nanti akhirnya menjadi Tuan hati dan istanaku. Tolong jangan marah jika aku bisa saja lupa mematikan kran air di kamar mandi. Jangan marah ketika aku terlambat membuatkanmu sarapan karna terlalu sibuk mengurusi anak laki lakimu yang masuk sekolah hari pertama. Jangan marah ketika anak laki lakimu ingin bermain ketika kau sudah lelah pulang kerja.

Jika kau nanti akhirnya menjadi Tuan hati dan istanaku. Kau akan sering melihatku cemberut karna kau hobby meletakkan handuk basah diatas ranjang. Jangan bosan ketika aku memarahimu karna kau langsung mencium anak laki laki kita karna tidak cuci tangan dan kakimu.

Yang terpenting, untuk kau nanti akhirnya menjadi Tuan hati dan istanaku. Jangan membuatku menangis sedih, tapi buatlah aku menangis terharu bahagia.

Karna kamu, orang yang telah dipercaya ayahku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Lalu

Pasangan Sempurna

Spasi hati